Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi  




Selasa 24 September 2019

00:24 WIB

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi
@prfmnews

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi
PRFMNewsChannel

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi
Kamis 08 Agustus 2019, 14:24 WIB

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi
Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi




Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Foto Oleh : setkab.go.id

BANDUNG, (PRFM) - Direktur Lingkar Kajian Komunikasi Politik (LKKP), Adiyana Slamet menilai adanya pergeseran gaya komunikasi politik Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Dari gaya komunikasi equalliterian yang memakai High Contact Communication (bersifat menjunjung nilai persamaan dan harmoni serta implisit dan tidak menyerang langsung secara verbal, sindiran melalui gestur), menjadi dinamyc yg bersifat Low Contact Communication (langsung pada inti permasalahan serta apa adanya).

Hal tersebut terungkap saat Presiden Jokowi marah kepada direktur PLN dikarenakan mati lampu di DKI, Jawa Barat, dan Banten (5/8/2019). 

Selain itu, Presiden Jokowi juga terlihat marah dan mengancam akan mencopot Kapolda dan Pangdam saat memberikan pengarahan kepada peserta rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

"Ada pergeseran gaya komunikasi politik, pergeseran itu menurut saya dari gaya komunikasi, pak jokowi menjelma menjadi seorang yang memakai gaya komunikasi konteks rendah, maksudnya to the point dinamic style, langsung menyerang kesalahan, taruh lah direksi PLN," ucap Adiyana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (8/8/2019).

Menurutnya, perubahan gaya komunikasi politik Presiden Jokowi dikarenakan, permasalahan yang ditimbulkan akibat mati lampu dan kebakaran hutan. Merupakan permasalahan yang serius bagi keberlangsungan hidup masyarakat Indonesia.

"Itu diidentifikasi karena, pak jokowi melihat pada waktu  padamnya lampu itu  merupakan hajat hidup orang banyak, kepentingan rakyat banyak, lalu masalah kebakaran hutan, sehingga pergeseran gaya komunikasi itu terjadi," ujar Adiyana.

Adiyana mengungkapkan, ketegasan Presiden Jokowi itu dalam melihat sebuah permasalahan yang serius bagi masyarakat. Hal tersebut menampik anggapan buruk bahwasanya Presiden Jokowi tidak memiliki ketegasan.

"Betul, memang tegas atau tidak tegas itu harus menyesuaikan, ketegasan pak jokowi itu tidak diliat dari sisi nada beliau berbicara tapi diliat pada konteksnya," tutur Adiyana.

Selanjutnya, Adiyana juga menambahkan, meski teridentifikasi marah. Presiden Jokowi tidak melepaskan budaya komunikasi orang jawa yang lembut dan santun.

"Ya kalau kita melihat pada sisi pesan bahasa yang digunakan pak jokowi ini secara verbal dan non verbal tidak terlihat marah, tapi kemudian diksi yang digunakan orang menginterpretasikan bahwa itu beliau marah," ungkapnya.

"Jadi dalam intonasi bahwa beliau orang jawa yang lembut itu masih ada, walaupun beliau memakai gaya komunikasi politik yang to the point ," pungkas Adiyana.










 

BERITA TERKAIT


Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi
 

BERITA PILIHAN


Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

 

BERITA LAINNYA

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019


Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019 Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi Soal RUU KUHP, DPR: Tidak Diputuskan Besok, Masih Ada 3 Kali Paripurna
Senin 23 September 2019 Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019 Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019 Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019 Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi Mahasiswa Bandung Gelar Demonstrasi Tolak Revisi RKHUP dan Revisi RUU KPK
Senin 23 September 2019 Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

 

 

BERITA TERKAIT

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi
Kamis 08 Agustus 2019, 14:24 WIB

Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi
Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi


Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Sumber Foto : setkab.go.id


BANDUNG, (PRFM) - Direktur Lingkar Kajian Komunikasi Politik (LKKP), Adiyana Slamet menilai adanya pergeseran gaya komunikasi politik Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Dari gaya komunikasi equalliterian yang memakai High Contact Communication (bersifat menjunjung nilai persamaan dan harmoni serta implisit dan tidak menyerang langsung secara verbal, sindiran melalui gestur), menjadi dinamyc yg bersifat Low Contact Communication (langsung pada inti permasalahan serta apa adanya).

Hal tersebut terungkap saat Presiden Jokowi marah kepada direktur PLN dikarenakan mati lampu di DKI, Jawa Barat, dan Banten (5/8/2019). 

Selain itu, Presiden Jokowi juga terlihat marah dan mengancam akan mencopot Kapolda dan Pangdam saat memberikan pengarahan kepada peserta rapat koordinasi nasional pengendalian karhutla tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

"Ada pergeseran gaya komunikasi politik, pergeseran itu menurut saya dari gaya komunikasi, pak jokowi menjelma menjadi seorang yang memakai gaya komunikasi konteks rendah, maksudnya to the point dinamic style, langsung menyerang kesalahan, taruh lah direksi PLN," ucap Adiyana saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (8/8/2019).

Menurutnya, perubahan gaya komunikasi politik Presiden Jokowi dikarenakan, permasalahan yang ditimbulkan akibat mati lampu dan kebakaran hutan. Merupakan permasalahan yang serius bagi keberlangsungan hidup masyarakat Indonesia.

"Itu diidentifikasi karena, pak jokowi melihat pada waktu  padamnya lampu itu  merupakan hajat hidup orang banyak, kepentingan rakyat banyak, lalu masalah kebakaran hutan, sehingga pergeseran gaya komunikasi itu terjadi," ujar Adiyana.

Adiyana mengungkapkan, ketegasan Presiden Jokowi itu dalam melihat sebuah permasalahan yang serius bagi masyarakat. Hal tersebut menampik anggapan buruk bahwasanya Presiden Jokowi tidak memiliki ketegasan.

"Betul, memang tegas atau tidak tegas itu harus menyesuaikan, ketegasan pak jokowi itu tidak diliat dari sisi nada beliau berbicara tapi diliat pada konteksnya," tutur Adiyana.

Selanjutnya, Adiyana juga menambahkan, meski teridentifikasi marah. Presiden Jokowi tidak melepaskan budaya komunikasi orang jawa yang lembut dan santun.

"Ya kalau kita melihat pada sisi pesan bahasa yang digunakan pak jokowi ini secara verbal dan non verbal tidak terlihat marah, tapi kemudian diksi yang digunakan orang menginterpretasikan bahwa itu beliau marah," ungkapnya.

"Jadi dalam intonasi bahwa beliau orang jawa yang lembut itu masih ada, walaupun beliau memakai gaya komunikasi politik yang to the point ," pungkas Adiyana.






 

BERITA LAINNYA



Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Polda Jabar Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jawa Barat, 9 Polisi Jadi Korban
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP


Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Rumah di Depan RSHS Terbakar, Pemilik Alami Luka Ringan
Senin 23 September 2019
Kota Bandung


Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Hadapi Bali United, Persebaya Lebih Rileks
Senin 23 September 2019
Liga 1 2019


Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Akibat Karhutla, Belasan Ribu Warga Pekanbaru Menderita ISPA
Senin 23 September 2019
Karhutla Sumatera dan Kalimantan


Ada Pergeseran Gaya Komunikasi Politik Jokowi

Soal Gerakan Penolakan Revisi RKUHP, Akademisi: Mahasiswa Kurang Paham Isu
Senin 23 September 2019
DEMO MAHASISWA TOLAK RKUHP