Masyarakat Tuntut Klarifikasi Penyimpangan Proyek Bendungan Waru Karawang

Tanggal Berita 2013/06/11 23:08:27 | Penulis :

Bandung, (PRFM) – Puluhan masyarakat yang tergolong dalam LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pengelolaan Sumber Daya Alam (PSDA) Jawa Barat, Jalan Braga Bandung, Selasa (11/6). Dalam aksi tersebut masyarakat menuntut klarifikasi atas indikasi penyimpangan pada proyek di Bendungan Waru, Kabupaten Karawang.


Menurut Sekjen PMPR, Yahya , proyek di Bendungan Waru senilai 14 milyar tersebut  terindikasi adanya KKN berdasarkan investigasi di lapangan dan aspirasi masyarakat, yaitu adanya pengurangan sertifikasi. “Untuk bukti, tidak hanya di lapangan tapi juga keterangan saksi. Sebelum menyimpulkan kita mengumpulkan bukti di lapangan dan juga keterangan saksi, “ujar Yahya.


Dari aksi tersebut, para pengunjuk rasa diterima dengan baik oleh Kepala Balai Citarum, yang kemudian menjanjikan akan memberikan jawaban kepada pengunjuk rasa dalam bentuk tulisan.


Dalam aksi tersebut, LSM PMPR yang juga diikuti ulama dari Ciamis, Garut, Banjar dan Tasikmalaya tidak hanya menuntut kejelasan pembangunan di Bendungan Waru, Karawang saja, tapi juga semua pembangunan di Jawa Barat yang terkesan tidak jelas. Sedangkan, Gubernur-Wagub Jawa Barat periode baru akan dilantik.


Lebih jelas, mereka meminta pelantikan Gubernur-Wagub Jabar untuk tidak jadi dilantik tanggal 13 Juni mendatang, karena melukai hati ulama se-Jabar dengan tidak menepati janji, terkait proyek-proyek yang ada di Jabar. (AFIF)



On Air 107.5 FM Bandung