Pekerja Tertindas Perusahaan, Disnaker Kota Bandung Didemo

Tanggal Berita 2013/05/30 12:18:03 | Penulis :

Bandung, (PRFM) – 200 massa dari beberapa aliansi lembaga sosial masyarakat (LSM) Kota Bandung menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dinas Tenaga kerja Kota Bandung, Jalan Martanegara, pada Kamis (30/5). Aksi tersebut merupakan suatu penuntutan atas salah satu pekerja di Kota Bandung yang tertindas oleh perusahaan swasta di kota tersebut.


Adapun LSM yang ikut dalam aksi tersebut di antaranya: Barisan Rakyat Antar Korupsi Tatar Sunda,(Brantas),Jaringan Komunikasi Amanat Rakyat (Jangkar), Monitoring Komuniti, dan Forum Pemuda Maleber Bersatu (FPMB).


Menurut Ketua Brantas Wanwan yang juga sebagai koordinator lapangan aksi tersebut, tindakan ini muncul karena salah satu pekerja yang bernama Roni dikenakan denda oleh Jonas Photo, ketika ijazahnya diminta.


“Kami menegaskan kepada Disnaker agar memberhentikan perusahaan yang melakukan penindasan terhadap tenaga kerja di Kota Bandung, karena telah beberapa kali terjadi hal yang serupa,” ujar Wanwan tegas.


Saat ini, aliansi LSM tersebut sedang menunggu audiensi dengan Disnaker, untuk meminta konfirmasi dan klarifikasi. Jika tidak ada titik temu, menurut Wanwan, mereka akan menemui DPRD Kota Bandung, terutama ke komisi yang menangani hal ini.


Roni yang juga ikut aksi tersebut sedikit menjelaskan, ia hanya bekerja selama dua minggu dan berhenti karena ibunya sakit dan saudara meninggal. Saat itu ia bekerja di mini lab foto.


Ia menjealaskan, kontrak kerja yang disepakati berkala per bulan, dan ia tidak boleh keluar sebelum 1 bulan. Jika tidak, ia akan dikenakan denda. “Saya pernah baik-baik minta, butuh ijazah kembaliuntuk bekerja di tempat lain, tapi hasilnya malah ga enak,” ujar Roni. (AFIF)



On Air 107.5 FM Bandung